Monday, June 15, 2009

Kampung Iggris (1)

KAMPUNG INGGRIS. Pertama kali mendengar kata itu saya langsung tertawa terbahak-bahak. "ada-ada saja dirimu ini, emang ada gitu sebuah kampung di negeri ini yang dijadikan tempat berkumpulnya/markasnya orang-orang bule?" komentarku pada temanku.

Bayangan pertama kali yang melintas di benakku adalah suatu perkampungan yang dihuni oleh bule-bule yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-harinya. Tapi perkiraanku meleset. Ternyata di Kampung Inggris sangat sulit menemukan bule2 Eksport, yang ada ialah orang2 dari berbagai pelosok Indonesia (baik yang muda ataupun yang tua, pelajar ataupun pekerja) yang sedang mempelajari bahasa Inggris dan sangat banyak sekali dari mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-harinya.

setelah mendengar penjelasan dari temanku tersebut aku pun tertarik untuk menelusuri lebih lanjut mengenai sebuah kampung yang dinamakan Kampung Inggris tersebut, hingga akhirnya sampailah saya di tempat yang populer dengan sebutan Kampung Inggris ini.

Kampung Inggris/Kampung Bahasa adalah sebutan untuk sebuah Kampung yang berada di kecamatan Pare, Kediri - JATIM. Kampung ini terkenal dengan sebutan Kampung Inggris/Kampung Bahasa karena di Kampung ini tersebar lembaga2 kursus Bahasa. Bukan hanya Kursusan Bahasa Inggris saja tapi terdapat pula kursusan bahasa asing lainnya seperti Bahasa Arab, Jepang, Mandarin, dll.

Saya tidak bisa menyebutkan lembaga kursus mana yang paling baik, karena setiap lembaga kursus mempunyai program unggulan masing yang telah malangbungkan nama lembaganya, baik itu dari program Grammar, Speaking, Reading, TOEFL, Writting, Prononciation, dll.

Lama pendidikan biasanya hanya 2 minggu atau 1 bulan (tergantung program apa yang di ambil dan di lembaga mana kita kursusnya), dengan biaya yang bervariasi pula. Setahu saya biaya yang paling murah itu mulai dari Rp. 25.000,- (PaHe) sampai yang paling mahalnya itu Rp. 300.000 (Private). Tapi rata2 / kebanyakan tempat kursusan itu biasanya sekitar Rp 75.000-Rp 125.000 (tergantung Program apa yang diambil dan di Lembaga Kursusan mana kita Belajar).

Nah,,, Untuk tempat tinggal (kost, Camp, English Area), biaya sewa tempat tinggal, Biaya Hidup, Transportasi, dan keterangan program, biaya dan lama pendidikan dari masing2 lembaga kursusan (tapi tidak semua lembaga kursus couz banyak pisan euyy.. repot mostingnya) akan saya postingkanTempat Belajar Bahasa yang Berkualitas di Negeri Ini (2).

semoga bermanfaat ^_^

Friday, June 12, 2009

Semangat Baru di Tempat Baru

Sudah 2 minggu ini dhanz di rantauan orang. Harusnya dhanz udah biasa tinggal di tempat orang, Tapi kali ini tantangan yang dhanz terima serasa jauuuhh lebih berat. dulu sich Nggak serumit ini karena walaupun di rantauan orang tapi masih satu provinsi jadi masih menggunakan bahasa yang sama (bahasa sunda). Tapi sekarang,,, dhanz di JATIM tepatnya di pare-kediri. Emang sih orang2 disini ramah2 (tapi Nggak sedikit juga yang nyebelinnya minta ampun), tapi bahasa juga bisa menjadi kendala utama hancurnya hubungan seseorang. kalau terjadi miss comunicated bisa menyebabkan salahnya asumsi orang lain terhadap orang yang berbicara. Lha terus,,, dhanz harus gimana?? ya harus tetap semangat donkz. dhanz harus ingat tujuan dhanz kesini n' pengorbanan ortu dhanz. Tapi bukan soal itu kok itu kok yang bakalan dhanz ceritain ke temen2 semua.

Kemaren (11 Juni 2009) Dhanz ikut seminar sehari "jadi jutawan dari ngBlog" (lumayan lho dhanz dapet kaos karena bisa jawab pertanyaan, hehehe. norak) . dhanz ikuti seminar itu dengan seksama. pembicaranya itu pak Bimo (manager Telkom) ama mas Rofiul (Pengajar SMANSA PARE (http://rofiul.blogdetik.com/) ). dari penjelasan mereka ternyata memang benar lho blog Ntuh bisa ngehasilin Duit segudang, tapi bukan dengan cara yang mudah dan singkat. coz segala sesuatu Ntuh membutuhkan proses. jangan mengharapkan hasil tanpa mau melalui proses.

Yang Paling menarik bagi dhanz adalah ketika mereka menyodorkan contoh2 blog yang telah berhasil dan pendapatan yang telah mereka terima, dan ternyata blog mereka itu dirilis bukan dalam waktu sehari-2hari atau seminggu-2minggu atau sebulan2bulan. tapi melalui proses yang cukup lama dan memakan biaya (ngenet) yang cukup perlu diperhitunggkan, hingga akhirnya mereka bisa mendapat pendapatan yang seperti itu.

Dhanz tiba2 jadi inget gitu ama blognya dhanz yang terbengkalai,,, setelah mendengarkan seminar itu dhanz jadi semangat kembali buat curat-coret di blog ini (walaupun menghasilkan coretan yang tida berkelas hehehe, namanya juga belajar). tapi dhanz harus tetep semangat. couz,,,,, kata pak Bimo Semangat yang besar akan menemukan jalannya sendiri untuk mencapai kesuksesan. kalo kata istilah sundanya mah lamun keyeng tang tu pareng. sejenis Man Jadda Wa Zadda gitu degh.

So,,,, buat rekan2 yang mempunyai cita2 atau keinginan untuk menjadi seorang dokter, pilot, pelukis, pemusik, atau apapun itu jangan menyerah ama yang namanya halangan, cobaan dan rintangan terus aja semangat. rintis segalanya mulai dari awal, rombak terus semangat anda dari hari ke hari agar menjadi gulungan ombak semangat yang mampu menghantam setiap rintangan yang menghadang. jika anda memompa semangat anda setiap hari walaupun hanya sebesar batu kerikil, maka tak lama kemudian semangat itu kan menjadi sebongkah batu besar yang siap mendobrak pintu kesusksesan. BEUH,,,,,, intinya mah man jadda wa zadda. (kalo salah nulisnya jangan marah ya, konfirmasiin aja ke killua_loverz@yahoo.com, maklum manusia)

There was an error in this gadget